"Welcome to LENTERA ISLAM" Semoga bermanfaat Happy Reading

Kamis, 14 Mei 2015

LP MA'ARIF NU - Konsisten Pada Pendidikan Akhlakul Karimah

 
http://www.nu.or.id/onefiles/nu_or_id/dinamic/mid/1372809801.JPG 



LP.Ma’arif NU Konsisten Pada Pendidikan Akhlakul Karimah

Fakta di lapangan menunjukkan betapa rawannya Pendidikan bangsa kita ini sedang di ambang batas ketidak sempurnaan. Banyaknya aksi kejahatan, aksi amoral yang terjadi di mana-mana mengingatkan kita pada masa-masa awal kemunculan Islam yang dihadapkan pada masyarakat Jahiliyah. Kini muncul Jahiliyah modern yang menjadi penghambat pembangunan manusia modern. Maka PB NU ( Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) melalui Badan otonomnya, L P. Ma’arif telah berpuluh-puluh tahun berjuang mendandani Pendidikan bangsa Indonesia. Bukan hanya melalui Pondok-Pondok Pesantren saja, tapi juga sekolah-sekolah umum yang di bawah naungan binaannya yang tersebar luas di penjuru Indonesia.
Berikut ini petikan wawancara Reporter Warta Al-Hamidiyah bersama Ketua LP Ma’arif Pusat K. H. Arifin Djunaidi, di suatu acara di kediaman Prof.Dr. K.H. Agil Siradj, MA, Ciganjur beberapa waktu lalu. 
Read More..

Rasul-ku, RASULULLAH SAW.


Memperingati Maulid Nabi Muhammad saw.
 H.A.Mahfudz Anwar
I. Pengantar
Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. sudah lama dilaksanakan umat Islam di seluruh Dunia Islam. Sejak zaman Shalahuddin Yusuf al-Ayyubi (Saladin) di Mesir yang menggelorakan semangat umat Islam untuk menghadapi tentara non muslim dari Eropa yang memerangi umat Islam. Setelah diadakan peringatan Maulid Nabi saw di seantereo negara Islam, maka bangkitlah semangat umat Islam untuk berani menghadapi serangan-serangan orang kafir yang datang dari Barat (Eropa). Sehingga kota Baitul Maqdis dapat dibebaskan dari cengekeraman kaum Kristen.(pada tanggal 2 Oktober 1187)  Dimana perang salib terjadi selama kurun waktu dua abad (1096-1291). Salahuddin wafat pada Februari 1193.
Salahuddin al-Ayyubi berhadapan dengan tentara salib yang dipimpin oleh Philip II Raja Perancis. Frederick I Kaisar dari Jerman, Richard I , Raja dari Inggris. Dan kemenangan selanjutnya di menangkan oleh umat Islam di bawah pimpinan wanita yang bernama “Syajar ad-Durr, yang berhasil mengalahkan pasukan Raja Louis IX dari Perancis. Akhirnya Raja Louis IX ini dibebaskan kembali ke negrinya, Perancis dengan membawa kekalahan yang memalukan umat Kristen.
Read More..

PEMBEKALAN SANTRI XII MA

SILABUS  MATERI
Pembekalan Santri XII MA-2015

I. MATERI DASAR
1. Mukaddimah Qanun Asasi, li jaam’iyah Nahdlatul Ulama’.
a. Dasar Pemikiran Qanun Asasai
1. Ayat=ayat Al-Qur’an.
2. Hadits-hadits Nabi saw.
b. Ahlus sunnah wal jama’ah = ahli mazaahibil A’immah al- arba’ah.
2. Ke-NU-an dan Kebangsaan.
a. Alasan mengapa saya masuk NU.
b. Latar belakang berdirinya NU.
c. Ulama’ulama pendiri NU dan tokoh-tokoh NU.
d. Perjuangan NU dari dulu sampai sekarang.
e. Peran NU dalam pembangunan kenegaraan/kebangsaan.
f. Perbedaan NU dengan organisasi lainnya.
3. Ke-PMII-an
a. Alasan mengapa saya masuk PMII.
b. Latar belakang berdirinya PMII dan tokoh-tokohnya.
c. Perjuangan PMII dari berdiri sampai sekarang.
d. Perbedaan PMII dengan organisasi kemahasiswaan lainnya.
4. Nilai-nilai ke-Pesantrenan
a. Penyempurnaan hablum minallah (ibadah).
b. Berusaha menjadi Khaira ummah.
c.  Berkepribadian yang terpuji.
d. Berkepribadian yang tangguh.
e. mampu memecahkan masalah yang dihadapi.
f. Berusaha melestarikan nilai-nilai kepesantrenan.
5. Ilmu Kepemimpinan.
a. Mengenal Pemimpin Muslim yang sukses.
b. Berusaha menjadi Pemimpin Ummat yang baik, adil dan jujur.
c.  Selalu berusaha menjadi Pemimpin di setiap tingkatan/komunitasnya.
6. Strategi Dakwah
a. Berusaha dakwah bil-lisan dan bil–kitabah.
b. Mengenal dan Mencontoh para da’i yang sukses.
c. Berdakwah di setiap komunitasnya.
II. MUAMALAH
1. Kitab Uqudullujjain (target hatam). Mempersiapkan Etika berrumah tangga.
2. Kitab Ushfuriyah (target hatam). Kisah-kisah perilaku kariemah.
III. DO’A-DO’A
-          Do’a-do’a harian, berdasar kitab Azkar Nawawi.

IV. Amaliyah Harian
  1.  Menjadi Protokol yang handal.
  2.  Ceramah yang baik dan benar.(Pr)
  3. Khutbah Jum’at.(Lk).


                                                  

                                                                      Depok, 1 April 2015


Read More..

Serpihan Cinta di Bandara "KING ABDUL AZIZ"

Kisah ini saya tulis di Makkah, Oktober 2014
 Oleh :  A. M. Anwar

Awan putih bergulung-gulung. Seakan berkejaran satu sama lain. Berlari ke arah barat. Dari arah Syi’ib Amir menyeberangi Ka’bah menuju arah Aziziyah. Sesekali terlihat burung dara Fatimah berwarna megan melayang-layang di atas pusaran Ka’bah. Menambah cantiknya pemandangan Kota Mekah manakala Maghrib menjelang. Manusia berpakaian serba putih berbondong-bondong  memadati jalan raya dan gang-gang sempit di pasar Seng maupun pasar Halabi sekitar Masjidil Haram. Arahnya hanya satu, yaitu menuju masjid besar Kota Suci Mekah, Baitul Atiq.
Sementara di sekitar Ka’bah sudah dipadati lautan manusia berputar-putar mengelilingi Ka’bah. Kalau saja dilihat dari atas, maka akan tampak seperti kue bundar yang ditaburi susu kental putih melingkar. Atau seperti hamparan sajadah putih melingkupi Masjidil Haram. Begitu kumandang azan mengalun, tak lama kemudian solat Maghrib dimulai. Suara Imam besar Syekh Abdur Rahman Atsubaiti terdengar mengimami shalat yang terdengar di seantero Mekah.
Read More..

Rabu, 10 Juli 2013

Makan sahur, agar tetap produktif


Puasa itu memang lapar dan haus. Karena menahan diri dari makan dan minum. Dan dampak dari itu maka orang yang berpuasa terasa lemas dan kurang bertenaga. Sehingga banyak orang Islam yang enggan berpuasa dengan alasan bekerja yang memang membutuhkan tenaga. Tapi di samping itu juga banyak orang yang mampu berpuasa walaupun mereka bekerja keras, baik kerja fisik maupun non fisik.
Pertanyaannya “mengapa ada orang yang kuat berpuasa dan ada yang tidak mampu berpuasa ?” Jawabnya terletak pada batin masing-masing orang. Orang yang tidak kuat berpuasa dengan alasan bekerja sebenarnya sah-sah saja. Tapi bukankah dari dulu orang sudah bekerja dan bisa berpuasa.? Tentu saja hal ini sangat tergantung pada sejauh mana kesetiaan seorang muslim kepada Tuhan dan Rasul-Nya.
Syari’at puasa bukan untuk memperberat beban mukallaf (Orang Islam, dewasa dan berakal sehat), tapi syari’at puasa sebenarnya merupakan proses penguatan psikis seseorang yang berpuasa. Karena dengan berpuasa itu seseorang dapat berlatih mengendalikan diri (nafs). Logikanya kalau makan dan minum yang halal saja dia mampu menahan diri, apalagi makan dan minum yang haram. Pasti dia akan lebih mampu menahan diri. Sebagaimana Allah swt. menjelaskan dalam Al-Qur’an :”Yuridullahu bikumul yusra walaa yuriidu bikumul ‘usra  : Allah swt. (dengan berpuasa) menghendaki kemudahan dan tidak menghendaki kesulitan.”
Maka Rasulullah swt juga mengajarkan agar dalam berpuasa itu tidak meninggalkan sahur. Arti sahur adalah makan menjelang subuh/pagi. Mengapa orang berpuasa disuruh makan menjelang pagi ? Hal ini untuk meringankan beban ketika di siang hari. Karena sudah ada persiapan tenaga. Jika seseorang bekerja fisik, maka sahurnya banyak karbohidratnya, sedangkan orang yang bekerja non fisik, banyak makan proteinnya. Dengan demikian di siang hari walau berpuasa tetap kuat dan segar.
Dalam Hadits Sohih Bukhari-Muslim, Rasulullah saw. bersabda : “Tasahharuu  fainna fis sahuuri barakatan, bersahurlah kamu sekalian, karena sesungguhnya di dalam (makan) sahur itu terdapat barakah.”  Hadits ini jelas mengajarkan kepada kita agar makan sahur menjelang waktu fajar. Di mana waktu tersebut adalah waktu yang sangat mulia untuk ibadah. Dengan makan sahur, seseorang bisa bangun di akhir malam dan bisa melanjutkan kegiatan sahurnya dengan solat-solat sunnat, zikir, istighfar atau membaca Al-Qur’an. Seandainya tidak sahur, maka dimungkinkan tidak bisa beribadah di akhir malam tersebut.
Sungguh indah ajaran Islam. Berpuasa, tapi disuruh makan sahur. Maka walaupun siangnya tidak makan dan tidak minum, tapi shaim (orang yang berpuasa) tetap bisa bekerja dan produktif. Jadi sangat naïf, jika orang Islam tidak berpuasa di bulan Ramadlan ini dengan alasan takut tidak kuat bekerja. Dan sebaliknya, sungguh mulia orang Islam yang berpuasa walau kerjaan numpuk segudang. Perut boleh lapar, tenggorokan boleh haus, tapi jiwa tetap semangat. Insya Allah pahala akhirat didapat dan keuntungan dunia juga diperoleh. Dan itulah harapan kita semua, untung di dunia dan sukses di akhirat. Semoga kita termasuk orang-orang yang senang dengan ibadah puasa yang dijanjikan surga  oleh Allah swt. Amien.
Read More..