“Ada anak bertanya pada Bapaknya : Buat
apa berlapar-lapar puasa.” Lapar
mengajakmu rendah hati selalu.” Penggalan syair ini sangatlah familier di
telinga kita. Rasanya tak ada seorang muslim-pun (Indonesia) yang tidak
mengetahui tentang lagu ini. Ya betul, dialah Bimbo Sang maestro lagu-lagu
Rohani berhaluan Pop. Nyanyian yang riang dan ringan, namun sarat dengan makna.
Lalu apa sih sebenarnya Puasa menurut Islam.? Dalam kitab “Ibaanatul Ahkaam” disebutkan : “ Puasa menurut Bahasa
adalah : Menahan, secara mutlak”. Dan menurut Syara’ : Menahannya orang
mukallaf (Islam, baligh, berakal) dari syahwat perut dan syahwat kemaluan dari
sejak terbit fajar shadieq sampai terbenamnya matahari dengan niat tertentu.”
Dan puasa ini diwajibkan (fardlu ain) pertama kali pada tahun kedua Hijrah,
beberapa tahun kemudian setelah perintah shalat.



