Banyak orang merasa do’anya tidak terkabul. Mereka
memohon-mohon kepada Allah swt. tapi tidak juga dikabulkan. Akhirnya banyak
orang yang putus asa dan tidak mau berdo’a lagi. Hidupnya terasa hampa, tak
punya sandaran, tak ada lagi tempat mengadu atau sekedar tempat curhat (
curahan hati). Pada hal Islam mengajarkan banyak cara untuk terkabulnya do’a.
Salah satunya dengan wasilah berpuasa.
Memang faktanya puasa itu tidak mudah. Karena
tugas puasa adalah meninggalkan sesuatu yang sudah biasa menjadi kebiasaan
manusia. Seperti kebiasaan makan kenyang di siang hari. Minum dengan banyak,
sampai tidak haus. Berhubungan sex (suami-istri) kapan saja mau, bisa dilakukan
dengan mudah. Apa lagi bagi pengantin baru yang sedang hot-hotnya. Untuk
menghentikan aktifitas yang semacam itu terasa amat berat bagi sebagian besar
orang. Maka Islam tidak memerintahkan puasa sepanjang hari (siang-malam), tapi
cukup di siang hari saja ( sejak terbit fajar sampai dengan terbenam matahari).
Sedangkan di malam hari halal melakukan segala larangan makan, minum dan
menyalurkan nafsu biologisnya.


